Peranan Sektor Pertanian terhadap Perekonomian di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara

  • Linda Umasugi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Keywords: Sektor Pertanian, Kontribusi, Kabupaten Kepulauan Sula

Abstract

Indonesia dikenal sebagai Negara agraris yang berarti negara yang mengandalkan sektor pertanian baik sebagai sumber mata pencarian maupun sebagai penompang pembangunan Sektor pertanian meliputi subsektor tanaman bahan makanan, sub sektor holtikultura, subsektor perikanan, subsektor peternakan dan subsektor kehutanan. Peranan sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi sangat penting karena sebagian besar anggota masyarakat di negara-negara miskn mengutamakan hidupnya pada sektor tersebut. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang berperan penting sebagai motor penggerakan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sula pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis peranan sektor pertanian terhadap perekonomian di Kabupaten Kepulauan Sula provinsi Maluku Utara. Metode analisis menggunakan LQ dan DLQ pertanian apakah merupakan sektor basis atau non basis, serta dengan melihat kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestic Bruto (PDRB) di kabupaten kepulauan sula. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Sula dan Provinsi Maluku Utara. Hasil penelitian ini menunjukan  peranan sektor  di perkonomian di kabupaten kepulauan sula adalah sektor pertanian dengan nilai Luation Quantion (LQ) 1.75 serta sektor lainnya seperti sektor industri pengelolaan dan sektor kontruksi merupakan sektor basis. berdasarkan  Analisis Dynamic Lucation Quotient (DLQ) , sektor pertanian di prediksi  masih merupakan sektor basis di Kabupaten Kepulauan Sula pada lima tahun yang akan datang dengan nilai 5.79.

References

Arsyad L, 2005, Ekonomi Pembangunan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN. Yogyakarta.
__________,2005. Pengantar Perencanaan Pembanguna Ekonomi. Daerah Edisi Kedua, BPFE, Yogyakarta
Daniel M, 2002. Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: PT Bumi Aksar
Emilia, 2006. “Modul Ekonomi Ragional” Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Jambi
Boediono. 1999. Teori Pertumbuahan Ekonomi, Yogyakarta: BPFE
Sukirno. Sadono. 2004 makro edisi ketiga. Jakarta, PT Raja Grafindo persada
Reksoprayitno. 2000 ekonomi makro (pengantar analisis pendapaan nasional) edisi kelima, cetakan kedua. Libety Yogyakarta
Syahri. 1995. tinjauan pasar modal PT. Gremedia pustaka utama: Jakarta
Kunarjo. 2003. “melodi untuk bisnis dan ekonomi” Jakarta : Erlangga 2003
Rahim dan Hastuti. 2007. Ekonomika pertanian, pengantar teori dan kasu. Penerbit swadaya
BPS. 2010-2014. Statistik Indonesia. Badan Pusat Statistik Kepulauan Sula
PPSP Kabupaten Kepulauan Sula 2011,
haerudin. Vecky. Aj masinambow, dan petrick2016.Jurnal kajian potensi perekonomian di kabupaten kepulauan sula jurusan ekonomi pembangunan fakultas ekonomi dan pembangunan vol 6 no 01,
Julio p.d. Ratag, gene h.m. Kapantow dan caroline b.d Pakasi. 2016. jurnal peranan sektor pertanian terhadap perekonomian di minahasa selatan jurusan agro-sosioekonomi vol 12 no 2a,
Blogspot. 2010. Analisis peranan sektor pertanian. Wwwfsrianseftia. Di akses pada tanggal 28 desember 2016.
Published
2019-07-20
Section
Articles