Studi Produktifitas Alat Muat Kobelco 380 Pada Penambangan Nikel di PT. Fajar Bakti Lintas Nusantara Kecamatan Pulau Gebe Kabupataen Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara

Dosen dan Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

  • Arby Haya Program Studi teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia
  • Wawan A.K Conoras Program Studi teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia
  • Radeng Ahar Program Studi teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Ternate, Indonesia
Keywords: Produktivitas Alat Muat, Kobelco 380, Penambangan Nikel laterit

Abstract

Pada kegiatan usaha pertambangan nikel laterit, terdapat beberapa tahapan penambangan. Salah satu tahapan dalam kegiatan penambangan nikel adalah penggalian dan pemuatan dengan menggunakan alat gali muat mekanis excavator, dalam penggunaan alat mekanis tersebut semestinya dilakukan perhitungan kerja produktifitas alat untuk mencapai target produksi yang di inginkan.  Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas alat Gali muat excavator Kobelco 380 pada kegiatan penambangan Nikel di PT Fajar Bakthi Lintas Nusantara kecamatan pulau Gebe. Pendekatan Metode yang digunakan dalam perhitungan produktivitas alat gali muat adalah dengan pendekatan statistik, perhitungan waktu edar alat (Cycle Time) sampai pada perhitungan kemampuan produksi alat Muat Excavator Kobelco 380. Dari hasil penelitian tersebut, Waktu yang dibutuhkan alat muat Kobelco 380 dalam melakukan satu kali siklus produksi adalah 0,38 menit. Sweel factor material adalah 85%, dengan waktu kerja efektif adalah 16,10 jam dari total 24 jam kerja yang tersedia. Produksi alat muat Kobelco 380 (ore getting) adalah 3594,4 ton/hari sedangkan produksi dalam 1 bulan adalah tercapai 107.952 Ton/ Bulan. Faktor faktor yang mempengaruhi produksi Kobelco 380 meliputi kondisi medan kerja, keadaan material, kondisi alat, kemampuan operator serta faktor cuaca.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Fjellstrom Nurnihal, (2011), Simulation of an Underground Haulage System, Renström Mine, Boliden Mineral, Sweden.
[2] Irwandy Arif, 2002, “Perencanaan Tambang” Jurusan Teknik Pertambanagan, ITB,
[3] Raimon Kopa, 2004. Pelaksanaan Proyek Akhir. Padang: Universitas Negeri Padang.
[4] Anonim, 2009, Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanis “ Jurusan Teknik Universitas Negeri Malang.
[5] Partanto Prodjosumarto,. 2005. Pemindahan Tanah Mekanis. Bandung: Universitas Isalam Bandung.
[6] Partanto Prodjosumarto, 1995. “Pemindahan Tanah Mekanis”, Jurusan Teknik Pertambangan, ITB.
[7] Partanto Prodjosumarto. 1993. Pemindahan tanah mekanis. Bandung. Jurusan Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung.
[8] Pusat Penilitian Dan Pengembangan Teknologi Mineral,“Kamus Pertambangan Umum” Jakarta 1997.
[9] Rochmanhadi, 1983. Kapasitas dan Produksi Alat-alat berat. Jakarta: Badan Penerbit Pekerjaan Umum.
[10] Yanto Indonesianto, (2005), “Pemindahan Tanah Mekanis”, Jurusan Teknik Pertambangan–FTM, UPN “Veteran” Yogyakarta
[11] Conoras, W. A. (2017). PEMODELAN KADAR NIKEL LATERIT DAERAH PULAU OBI DENGAN PENDEKATAN METODA ESTIMASI ORDINARI KRIGING. DINTEK, 10(2), 16-20.
Published
2019-03-01
How to Cite
Haya, A., Conoras, W., & Ahar, R. (2019). Studi Produktifitas Alat Muat Kobelco 380 Pada Penambangan Nikel di PT. Fajar Bakti Lintas Nusantara Kecamatan Pulau Gebe Kabupataen Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara. JTU - Jurnal Tambang Umum, 2(1), 19-29. Retrieved from http://www.jurnal.ummu.ac.id/index.php/JTU/article/view/349